Wednesday , 23 May 2018

Home » NEWS » NASIONAL » Polisi terus selidiki Pembobolan DBS Bank Singapore
Polisi terus selidiki Pembobolan DBS Bank Singapore

Polisi terus selidiki Pembobolan DBS Bank Singapore

dok.istimewa

January 25, 2018 8:57 pm by: Category: NASIONAL, NEWS Leave a comment A+ / A-

Jakarta, INEWSAIR – Pembobolan rekening nasabah Bank DBS jaringan internasional yang menelan korban WN Singapore melalui rekening PT Green Palm Capital Corporation ( GPCC) kerugian diderita mencapai USD 1.850.000.00, tersangka RSD, dengan sengaja telah menggunakan identitas palsu (KTP) atas nama orang lain dan KTP tersebut digunakan sebagai identitas Direktur PT JERMINGGO GLOBAL INTERNASIONAL dengan mengganti pada kolom foto dan tandatangannya pada KTP milik orang lain.

Pada tahap penyidikan lanjutan, pada tanggal 22 Januari 2018 Penyidik Bareskrim kembali telah melakukan penetapan Tersangka IAY K selaku Direktur Utama PT. Citraayu Samudera Biru yang bergerak dalam bidang jasa penyewaan Alat Konstruksi / Teknik / Mekanikal / Elektrikal dan Alat Transportasi yang berdomisili di Rawa Badak Utara Kec. Koja Jakarta Utara dengan Pasal Tindak Pidana Menerima Transfer Dana Tanpa Hak dan Tindak Pidana Pencucian Uang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 85 Undang-Undang Nomor 3 tahun 2011 tentang Transfer Dana dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 8 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Perbuatan tersangka dengan sengaja telah menerima dana pada rekening BCA pada tanggal 30 Desember 2016 tersebut telah menerima dana dari Bank DBS Singapura atas nama pemilik rekening perusahaan Green Palm Capital Corp sebesar USD 100,000.00. setelah dana masuk sebesar USD 100,000.00, dana tersebut ditarik tunai dengan menggunakan cek sebanyak 15 kali di beberapa kantor cabang Bank BCA dan kemudian tersangka dengan sadar telah menyerahkan dana tersebut untuk kepentingan jaringan pembobol bank (pihak yang meminjam rekening PT. Citraayu Samudera Biru) dan sebagian dana untuk kepentingan pribadi tersangka.

Penyidik Bareskrim Kompol Hendrawan selaku penyidik subdit 2 perbankan hari ini Kamis (25/1/2018) telah memeriksa tersangka IAY K yang didampingi oleh pengacaranya Hero Indarto SH, keduanya mendatangi Bareskrim siang tadi.

Selesai diperiksa oleh penyidik tersangka IAY K tidak mau menjawab pertanyaan awak media dan mempercepat langkahnya menuju lift serta menutup wajahnya ketika ditanya saat menaiki bajay, demikian juga pengacara tersangka terlihat menghindar dari pertanyaan wartawan. “Masih dalam proses….,” ujar Hero Indarto singkat.

Menurut Penyidik Bareskrim dalam proses penyidikan masih ada 2 (dua) transaksi lagi di Bank Indonesia yang masih didalami dan dianalisa guna mencari pihak yang bertanggung jawab secara hukum atas penerimaan dana dari Bank DBS Singapura milik perusahaan Green Palm Capital Corp, atas terjadinya serangkaian tindak pidana tersebut dana yang telah masuk ke Bank di Indonesia dari DBS BANK SINGAPORE totalnya mencapai USD 950.000,- atau setara Rp. 12.350.000.000,- (dua belas milyar tiga ratus lima puluh juta rupiah) dan terhadap jaringan kejahatan

Pembobolan DBS Bank ini tidak hanya melakukan transfer ke Indonesia (pada Bank BRI, Bank Mandiri dan BCA serta Danamon sebagai Bank Penerima) tetapi juga ke China dan Hongkong, dengan Total kerugian nasabah mencapai USD. 1,860,000.00,- Pihak Nasabah melaporkan ke Bareskrim POLRI untuk meminta keadilan atas hak nya sebagai pemilik rekening yang sah pada DBS Bank Singapura.(VALEN)

Polisi terus selidiki Pembobolan DBS Bank Singapore Reviewed by on . Jakarta, INEWSAIR - Pembobolan rekening nasabah Bank DBS jaringan internasional yang menelan korban WN Singapore melalui rekening PT Green Palm Capital Corporat Jakarta, INEWSAIR - Pembobolan rekening nasabah Bank DBS jaringan internasional yang menelan korban WN Singapore melalui rekening PT Green Palm Capital Corporat Rating: 0

Leave a Comment

scroll to top