Thursday , 15 November 2018

Home » EKBIS » Perkembangan Industri Pengendalian Hama Indonesia Dinilai Cukup Baik
Perkembangan Industri Pengendalian Hama Indonesia Dinilai Cukup Baik

Perkembangan Industri Pengendalian Hama Indonesia Dinilai Cukup Baik

dok.istimewa

June 9, 2017 3:43 pm by: Category: EKBIS Leave a comment A+ / A-

Jakarta, INEWSAIR – Dengan adanya regulasi agar sektor industri swasta terkait sanitasi dan kesehatan lingkungan melakukan pengendalian terhadap hama, perkembangan industri pengendalian hama di Indonesia dinilai cukup baik.

Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia (ASPPHAMI) Boyke Arie Pahlevi memaparkan sedikitnya ada 19 sektor industri yang harus melakukan pengendalian hama. Antara lain, industri makanan dan minuman terkait HACCP & GMP, industri pertambangan terkait Health Safety Enviroment dan industri tembakau terkait GMP.

“Untuk swasta sudah 90% menggunakan jasa kami. Saat ini industri pengendalian hama di Indonesia sudah menggunakan konsep Integrated Pest Managment (IPM), menggunakan pendekatan sanitasi dan kesehatan lingkungan yang baik, dimana penggunaan pestisida sebagai alternatif terakhir,” kata Boyke di Menara Kadin Jakarta, Kamis (8/6).

Selain itu Boyke juga menyebutkan bahwa pengendalian hama juga harus diterapkan diantaranya pada industri pulp and paper, tepung terigu, pupuk, kakao, semen, rokok, farmasi, dan tak terkecuali bagi industri penerbangan, perkebunan kelapa sawit serta kawasan industri terkait sanitasi kawasan industri.

Tapi, Boyke mengungkapkan saat ini penggunaan pengendalian hama untuk pemukiman masih rendah. Persentase pengguna jasa perusahaan pengendalian hama di Indonesia menyebutkan saat ini didominasi oleh sektor swasta 90%, kantor pemerintahan 10%, sementara pemukiman baru 10%. Pasalnya, kesadaran dan pendidikan masyarakat terkait dampak hama permukiman yang membahayakan kehidupan manusia juga masih minim. Hal ini tak hanya terjadi di Indonesia, tapi sebagaian besar negara-negara di dunia.

“Asosiasi perusahaan pengendalian hama seluruh dunia bersepakat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang dampak hama permukiman dan bertindak sebagai satu kekuatan kohesif untuk mencegah krisis kesehatan masyarakat yang disebabkan oleh hama,” ungkap Boyke.

Dia mengatakan, hal itu menjadi agenda dan pembahasan utama dalam peluncuran hari hama sedunia (World Pest Day) yang digelar Selasa, 6 Juni 2017 di Beijing China. Selepas peringatan itu, pihaknya mengaku akan mengadakan Pest Academy 2017 di bulan Oktober nanti untuk menghimpun dan mendorong para pelaku industri pengendalian hama baik di tingkat nasional maupun dunia untuk meningkatkan profesionalitas dan menggunakan inovasi teknologi mutakhir.

“Kita akan mendorong anggota ASPPHAMI untuk menggunakan inovasi teknologi pengendalian hama. Di Pest Academy nanti kita juga akan melibatkan para pelaku negara-negara lain untuk ambil bagian baik dalam konferensi maupun pameran inovasi teknologinya,” tutup Boyke.(AAN)

 

Perkembangan Industri Pengendalian Hama Indonesia Dinilai Cukup Baik Reviewed by on . Jakarta, INEWSAIR - Dengan adanya regulasi agar sektor industri swasta terkait sanitasi dan kesehatan lingkungan melakukan pengendalian terhadap hama, perkemban Jakarta, INEWSAIR - Dengan adanya regulasi agar sektor industri swasta terkait sanitasi dan kesehatan lingkungan melakukan pengendalian terhadap hama, perkemban Rating: 0

Leave a Comment

scroll to top