Thursday , 22 November 2018

Home » EKBIS » Johnson&Johnson Kembali Bayar Ganti Rugi
Johnson&Johnson Kembali Bayar Ganti Rugi

Johnson&Johnson Kembali Bayar Ganti Rugi

dok.Istimewa

July 18, 2018 8:01 am by: Category: EKBIS Leave a comment A+ / A-

Jakarta, INEWSAIR – Kembali terjadi kasus pengadilan atas penggunaan bedak tabur pada salah satu produsen bedak tabur besar dunia. Pengadilan Missouri Amerika Serikat menjatuhkan sangsi kepada Johnson & Johnson untuk membayar pada 22 wanita atas kasus pengaruh penggunaan bedak tabur pada penyakit kanker yang mereka derita.

Dilansir oleh the Washington Post (13 Juli 2018), pengacara Mark Lanier menyatakan bahwa juri pengadilan menetapkan setiap korban berhak atas 550 juta US Dollar sebagai kompensasi atas dampak buruk yang mereka terima dan 4,14 miliar US Dollar sebagai biaya pengobatan.

Perdebatan terkait pengaruh buruk bedak tabur pada kesehatan, sudah menjadi perdebatan panjang sejak pertengahan tahun 1970-an. Apakah itu terkait kandungan asbestos maupun partikel kecil bedak tabur yang mampu mengganggu saluran pernapasan dan saluran genital wanita.

Tahun 2016 lalu, The American Academy of Pediatrics juga sudah merekomendasikan agar para ibu tidak menggunakan bedak tabur pada anak bayi mereka, karena partikel kecil bedak akan mudah terhirup oleh bayi.
Dikatakan bahwa bedak yang terdirup dapat membahayakan pernapasan karena serbuk bedak bisa mengeringkan selaput lendir yang berfungsi untuk menyaring udara yang masuk ke hidung.

Senada, American Cancer Society memaparkan hasil studi mereka yang menyatakan bahwa partikel mineral bedak memiliki efek jangka panjang untuk kesehatan yang berisiko tinggi terhadap kanker paru-paru. Bahkan, beberapa studi juga menyarankan agar bedak tabur tidak digunakan pada daerah genital karena berpotensi menyebabkan risiko kanker ovarium. Walaupun persentase pengaruhnya kecil tapi menurut mereka sebaiknya dihindari.

Cancer Research UK mengatakan penelitian sementara memang menunjukkan adanya peningkatan risiko kanker ovarium pada wanita yang menggunakan bedak tabur pada organ genital. Namun penelitian ini tidak dapat memastikan apakah produk tersebut benar-benar dapat memicu kanker ovarium. Masih harus dilakukan penelitan terkait masa penggunaan bedak terlebih dahulu.(AAN)

Johnson&Johnson Kembali Bayar Ganti Rugi Reviewed by on . Jakarta, INEWSAIR - Kembali terjadi kasus pengadilan atas penggunaan bedak tabur pada salah satu produsen bedak tabur besar dunia. Pengadilan Missouri Amerika S Jakarta, INEWSAIR - Kembali terjadi kasus pengadilan atas penggunaan bedak tabur pada salah satu produsen bedak tabur besar dunia. Pengadilan Missouri Amerika S Rating: 0

Leave a Comment

scroll to top