Sunday , 27 May 2018

Home » EKBIS » Daya beli rendah, pengusaha harapkan stimulus dari pemerintah
Daya beli rendah, pengusaha harapkan stimulus dari pemerintah

Daya beli rendah, pengusaha harapkan stimulus dari pemerintah

dok.istimewa

June 13, 2017 8:19 pm by: Category: EKBIS Leave a comment A+ / A-

Jakarta, INEWSAIR – Hingga pertengahan ramadhan, para pengusaha menilai daya beli masyarakat masih rendah. Lonjakannya tidak seperti yang terjadi di tahun kemarin.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Hariyadi B Sukamdani menilai daya beli masyarakat pada ramadhan 2017 ini stagnan, sehingga perlu adanya usaha positif dari semua pihak.

“Asal politiknya kondusif maka banyak orang yang akan melakukan ekspansi usaha,” kata Hariyadi saat Acara Buka Bersama APINDO di Grand Sahid Jakarta, Senin (12/6).

Hariyadi mengungkapkan harusnya pemerintah memberikan stimulus untuk mendorong daya beli masyarakat, sehingga akan mendorong para pelaku usaha untuk melakukan ekspansi.

“Kalau dari kita pengusaha kan pasti melihat semuanya dari pasar. Kalau daya belinya semakin kusut, gak ada optimisme, orang kan gak berani juga memproduksi barang banyak atau ekspansi. Jadi semuanya ada kaitannya,” tambah Hariyadi.

Sementara, Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Rosan P Roeslani mengungkapkan daya beli masyarakat yang rendah menunjukkan belum pulihnya perekonomian Indonesia.

“Tadinya diharapkan ada lonjakan daya beli saat bulan puasa dan mendekati lebaran. Biasanya naik 30 hingga 40%. Tapi kenaikan tahun ini tidak menonjol, di sektor ritel hanya 10 hingga 15%,” ucap Rosan.(AAN)

 

Daya beli rendah, pengusaha harapkan stimulus dari pemerintah Reviewed by on . Jakarta, INEWSAIR - Hingga pertengahan ramadhan, para pengusaha menilai daya beli masyarakat masih rendah. Lonjakannya tidak seperti yang terjadi di tahun kemar Jakarta, INEWSAIR - Hingga pertengahan ramadhan, para pengusaha menilai daya beli masyarakat masih rendah. Lonjakannya tidak seperti yang terjadi di tahun kemar Rating: 0

Leave a Comment

scroll to top