Monday , 16 July 2018

Home » LIFE STYLE » HEALTH » Beberapa Faktor Penentu Waktu Keramas yang Tepat
Beberapa Faktor Penentu Waktu Keramas yang Tepat

Beberapa Faktor Penentu Waktu Keramas yang Tepat

dok.Istimewa

June 28, 2018 5:28 pm by: Category: HEALTH, LIFE STYLE Leave a comment A+ / A-

Jakarta, INEWSAIR – Seberapa sering kah seharusnya kita keramas? Menurut penelitian, semakin sering kita berkeramas maka akan semakin banyak pula kulit kepala kita memproduksi minyak atau yang lebih sering disebut sebagai sebum.

Apakah sebum ini? Sebum ini adalah zat yang membuat rambut kita menjadi lembut dan menghalanginya menjadi kering. Lokasi produksi sebum ini berada dalam lapisan kulit dermis dan keluar melalui folikel rambut.

Dermatologist asal Boston Medical Centre, Lynne Goldberg menyatakan produksi sebum ini dipengaruhi oleh gen dan hormon masing-masing individu. Sehingga tak jarang, jika perempuan dalam pubertas rambutnya akan jauh lebih gampang berminyak.

“Yang sering terjadi, orang melakukan lebih sering keramas jika rambutnya berminyak. Tapi yang terjadi, sebum akan semakin banyak pula diproduksi untuk menutupi kekurangan minyak dan menjaga agar kulit kepala tidak kering,” kata Goldberg, seperti yang dilansir Science Alert, Selasa (27/6).

Untuk memastikan, seberapa sering harusnya kita keramas, Goldberg memberikan beberapa faktor pertimbangan.

“Yang pertama adalah kenali jenis kulitmu. Jika kulit dan rambutmu termasuk ke golongan normal ke kering, maka cukuplah berkeramas sekali atau dua kali seminggu. Tapi jika kulit dan rambut kamu cenderung berminyak, maka harus lebih sering berkeramas,” ujarnya.

Faktor kedua adalah tekstur rambut. Goldberg menjelaskan bahwa tekstur rambut akan mempengaruhi perjalanan sebum dari akar rambut hingga ujung rambut.

“Rambut keriting atau ikal membuat perjalanan sebum dari akar ke ujung menjadi lebih lambat. Jadi, untuk tekstur seperti ini, cukup berkeramas seminggu sekali saja. Sebaliknya, tekstur rambut lurus membutuhkan keramas dengan shampo minimal 2 kali seminggu,” katanya.

Yang terakhir adalah faktor Styling. Bagi mereka yang sering melakukan styling pada rambut atau rambut yang rusak akibat proses styling maka perlu lebih jarang melakukan keramas.

Semua proses ini bisa dipelajari oleh masing-masing individu dengan memperhatikan kondisi rambut setiap hari. Jadi jangan pernah takut untuk melakukan percobaan dengan tidak berkeramas selama beberapa hari. Lalu lihatlah, mana yang terbaik untuk rambutmu.(AAN)

Beberapa Faktor Penentu Waktu Keramas yang Tepat Reviewed by on . Jakarta, INEWSAIR - Seberapa sering kah seharusnya kita keramas? Menurut penelitian, semakin sering kita berkeramas maka akan semakin banyak pula kulit kepala k Jakarta, INEWSAIR - Seberapa sering kah seharusnya kita keramas? Menurut penelitian, semakin sering kita berkeramas maka akan semakin banyak pula kulit kepala k Rating: 0

Leave a Comment

scroll to top