Thursday , 22 November 2018

Home » EKBIS » Batan Selesaikan Protipe PRM Tahun Depan
Batan Selesaikan Protipe PRM Tahun Depan

Batan Selesaikan Protipe PRM Tahun Depan

foto : Aan

October 22, 2018 12:03 am by: Category: EKBIS Leave a comment A+ / A-

Jakarta, INEWSAIR – Semakin berkembangnya teknologi nuklir, mendorong Indonesia untuk merencanakan pembuatan Portal Radiation Monitor (PRM) yang rencananya akan dipasang pada akses-akses transportasi baik laut maupun udara. Hal ini sudah diungkapkan oleh pihak Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) akhir September lalu.

Staf Enggineering Pusat Rekayasa Fasilitas Nuklir (PRFN) Badan Tenaga Atom Nasional (Batan) Awwaludin menyatakan bahwa PRM ini merupakan suatu alat yang mampu mendeteksi keberadaan bahan radioaktif hanya berdasarkan pancaran radiasinya saja.

“Saat ini kita sudah melakukan uji lapangan PRM untuk memenuhi permintaan presiden, yaitu 33 buah PRM. Jadi tinggal dikembangkan secara masal. Sekarang masih menunggu untuk partner yang menjual ke pasaran,” kata Awwaluddin saat ditemui di Kantor PAIR Jakarta, Sabtu (21/10).

Awwaludin mengungkapkan dengan adanya PRM ini, maka kita bisa memantau semua barang yang melewati PRM, karena radiasi ini kan berbahaya.

“Pemantauan PRM ini meliputi apakah barang itu memiliki radiasi atau tidak, kapasitas radiasinya berapa dan radiasi ini berasal dari jenis apa. Dan PRM mampu mendeteksi semua bahan radioaktif, baik yang kuat dan lemah. Contohnya Iridium dan Cesium,” katanya lebih lanjut.

Sistem pemantauan akan dimulai saat suatu benda melewati PRM, yang langsung diikuti dengan pencitraan pada display terkait kapasitas radiasi dan apa bendanya.

“Jika sudah diketahui bendanya, maka akan bisa diketahui masa paruh waktunya berapa lama,” papar Awwaluddin.

Awwaludin menyampaikan bahwa PRM ini hanya detektornya saja yang masih harus import dari luar negeri. Sisa bahan baku pembuatan lainnya, dipenuhi dari dalam negeri.
“Selama ini kami ambil dari Hungaria, untuk detektor. Sumber lainnya bisa berasal dari Amerika Serikat atau Jepang,” ucapnya.

Kepala Batan Djarot S Wisnubroto, yang dihubungi terpisah, menyampaikan bahwa proyek PRM ini merupakan konsorsium yang didanai oleh Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi.
“Konsorsiumnya adalah Batan, Bapeten, UGM dan PT LEN. Untuk prototipe akan selesai pada tahun 2019,” kata Djarot.(AAN)

Batan Selesaikan Protipe PRM Tahun Depan Reviewed by on . Jakarta, INEWSAIR - Semakin berkembangnya teknologi nuklir, mendorong Indonesia untuk merencanakan pembuatan Portal Radiation Monitor (PRM) yang rencananya akan Jakarta, INEWSAIR - Semakin berkembangnya teknologi nuklir, mendorong Indonesia untuk merencanakan pembuatan Portal Radiation Monitor (PRM) yang rencananya akan Rating: 0

Leave a Comment

scroll to top